Dalam lirik cinta terbaru kali ini kita akan membahas album Mix~Max, EARTH (2009). Album ini dirilis bersamaan dengan album SPACE pada 31 Januari 2009, meniru double album yang pernah dilakukan L'Arc~en~Ciel, Ark & Ray pada 1999 lalu. L'Arc~en~Ciel sendiri merupakan salah satu band yang sangat memengaruhi perkembangan musik Mix~Max.
Dalam album EARTH ini terdapat 11 tracks yang berisi lirik yang beragam. Namun lirik bertemakan cinta, baik cinta biasa maupun cinta berbau sufistik (ketuhanan) lebih dominan. Di samping itu terdapat lirik yang berbau pemberontakan terhadap agama seperti yang bisa dilihat dari lirik 'Guide' dan 'Neo Babel'. Lirik yang disebut terakhir tentu saja merujuk pada Menara Babel yang tercantum dalam Perjanjian Lama. Ada pula tema anti perang dalam lagu 'Battlefield'.
Selebihnya lirik lagu bertema cinta sufistik bertabur mulai dari track pertama 'Francoise'. Dilanjutkan pengejaran makna kehidupan yang tidak pernah berakhir dalam 'Pursuit'. Lagu 'Peta Buta', 'Kutub Timur', 'Sang Matahari' juga bertemakan serupa. Sedangkan lirik 'Menjauh ke Samudera Jauh' mungkin salah satu lirik patah hati yang cukup menarik dari album ini.
MIX~MAX
"EARTH"
Released: 31 Januari 2009
Highest Position: #2
Sold: 2.318.439
01. Francoise
lirik: Firman/ lagu: Ramadhan
02. Guide
lirik: Firman/ lagu: Erick
03. Battlefield*
lirik: Firman/ lagu: Ramadhan
04. Pursuit
lirik: Firman, Satir/ lagu: Satir
05. Nemuri no Yukue
lirik: Firman/ lagu: Satir
06. Neo Babel
lirik: Firman, Satir/ lagu: Erick
07. Peta Buta
lirik: Satir/ lagu: Satir
08. Kutub Timur
lirik: Satir/ lagu: Satir
09. Sang Matahari
lirik: Firman/ lagu: Firman
10. Cinta Merah
lirik: Firman, Satir/ lagu: Satir
11. Menjauh ke Samudera Jauh
lirik: Firman, Erick/ lagu: Erick
FRANCOISE
lirik: Firman/ lagu: Ramadhan
Cintaku tak seputih salju
Takkan terlihat mata indahmu
Cintaku tak semanis madu
Takkan terkecap bibir merahmu
Reff 1:
Akan tetapi langit kalah tangguh
takkan tahan ia menanggungnya
Maka Francoise lebih dari apapun
Maukah engkau mencintaiku?
Cintaku tak semerdu lagu
takkan terdengar telinga indahmu
Cintaku tak seharum mawar
takkan terhirup nafas hatimu
Reff 2:
Akan tetapi bila ia jatuh
takkan mampu bumi tertimpanya
Maka Francoise lebih dari apapun
Maukah engkau mencintaiku?
So Francoise...
tell me about your heart
Meski selalu kau berpaling
Cinta ini tak akan terhancurkan waktu
'Jadilah!'
Reff 3:
Akan tetapi cahaya matahari
Akan tenggelam dan menghilang
Maka Francoise lebih dari apapun
Maukah engkau mencintaiku?
Reff 4:
Akan tetapi tiada yang berhak
menerima selain kau seorang
Maka Francoise lebih dari apapun
Maukah engkau mencintaiku?
So Francoise...
tell me about your heart
GUIDE
lirik: Firman/ lagu: Erick
Usah kau mempertanyakannya
Matahariku memang terbenam
dalam lumpur hitam dalam dan pekat [1]
Ada yang pasti tak kau ketahui
Usah kau mengaburkan jejak
Ketakutanmu saat kilat terlihat
Hujan atau petir bukan keputusanmu [2]
Ada yang pasti tak kau ketahui
Why does this faith make me run blindly
Why does religion make a lot of mistakes
Kutinggalkan engkau sebuah petunjuk
Kau takkan tersesat, jika kau merujuk
Tetapi mengapa
memalingkan muka,
dan hapus jejakku?
Usah kau mempermainkannya
Kau tulis pikiran tentang kebenaranmu
Di manakah dia dan engkau tak tahu
Di manakah dia dan engkau telah buta
Why does this faith make me run blindly
Why does religion make a lot of mistakes
Kutinggalkan engkau sebuah petunjuk
Kau takkan tersesat, jika kau merujuk
Tetapi mengapa
memalingkan muka,
dan hapus jejakku?
[1] Q.S. Al-Kahfi (18): 86
[2] Q.S. Al-Baqarah (2): 119
BATTLEFIELD
lirik: Firman/ lagu: Erick
Tiada senjata di medan perang sejauh mata memandang
canda tawa tak terhenti memenuhi udara
Usap air mata yang mungkin masih sedikit tersisa
Lengkungkan garis di bibirmu!
Akankah tiba hari ini kita bersua di bumi
Bukan hanya berupa mimpi, tetapi di mana?
Kupetakan cinta menandai jarak jauh tak bertepi
Tiada lagi pertikaian kosong tak berarti
Siapa saja berhak bersua dengan manisnya cinta
Kuciumkan dia di hatimu
Akan tiba hari ini kita bersua dalam hati
Bukan hanya berupa mimpi tetapi di medan tak terketahui...
Sebelum Tuhan datang menjemput ingin kulihat penjuru dunia
Hidup dalam hangatnya malam melebihi hangatnya siang..
Sebelum Tuhan tiba di sini ingin kulihat kau tersenyum
duduk bercakap di sebelahku bercakap tentang cinta
PURSUIT
lirik: Firman, Satir/ lagu: Satir
Pengejaran hampaku berlari
dalam pepasir luas yang menutupi
sekujur tubuh yang hangus
kejauhan adalah jarak tak tertempuh
langit yang mengelilingi bumiku tak menautkan...
Remuknya cinta yang berserak
bukanlah sebuah perkecualian
Kuberlari mengelilingi pepasir
terbutakan debu terjebak bumi buntu
Jangan redakan cinta yang kaugenggam
Usaikan dahaga yang mendera
dan berat menyiksa ini
di pengejaranku...
Adakah akhir pengejaran ini?
Tibakah saat penghabisan?
Memudarkah gelap pekat?
Kuseru namamu ke langit luas...
Kuterbawa angin ke cintamu
dan menghilang lenyap
NEMURI NO YUKUE
lirik: Firman/ lagu: Satir
Sendiri aku terlelap cahaya telah padam sekian waktu
Engkau tak kunjung mengerti segala yang dipatahkan hari
Bila kupejamkan mata kulihat engkau yang tersenyum pudar
Luka yang pernah kutoreh itu, sudahkah kering menjadi lukaku?
Kemana lelapmu menuju
bisakah kuseberangi waktu
Kota yang tertutup usia kini telah meredupkan warna cerahnya
Hanya aku yang diam termangu membayangkan pilu wajahmu
Sudah sekian lama dan tiada satupun yang berganti rupa
Luka yang pernah kutoreh itu, terulang lagi menjadi lukamu
Kemana lelapmu menuju
bisakah kuseberangi waktu
'Tuk mencipta mimpi indah yang belum tercipta
'Tuk hapuskan mimpi buruk yang tak mau pudar
Meskipun dingin melarut, tiada mimpi yang menyertai lelapku
Seolah ia berkata bahwa hati kita tak jua bertaut
Kemana lelapmu menuju
bisakah kuseberangi waktu
Cacat ini takkan meluapi keindahanmu
Cacat ini takkan hancurkan cinta patahku
Kuciptakan mimpi indah yang belum tercipta
Pasti menghapus mimpi buruk yang segera pudar
lalu kuhelakan nafasku,
lalu kuserahkan hatiku,
lalu kucerahkan harimu
yang akan tiba...
NEO BABEL
lirik: Firman, Satir/ lagu: Erick
Bahwa matahari telah kutaklukkan
adalah kenyataan yang pasti di tanganku
Bulan yang muram terpecah belah
Bumi patah segera lenyap dan musnah...
Kubangunkan Babel baru
Kuhancurkan Matahari
Kekasih
Wahai akulah hukum dan hakim duniamu
Tuhan yang bersembunyi dalam rahasia
Meski musim dan tahun datang dan pergi
Kekekalan adalah cita-cita matahari
Kubangunkan Babel baru
Kuhancurkan matahari
Kekasih
Kukaramkan Bahtera Nuh
Kuharamkan tanah Haram
Kekasih
Singgasanamu yang entah di mana
kujatuhkan dengan mata terpejam
Menjelajahi alam semesta yang
kauciptakan dalam hitungan pasti
And here is my neo babel!
Kubangunkan Babel baru
Kuhancurkan matahari
Kekasih
Kukaramkan Bahtera Nuh
Kuharamkan tanah Haram
Kekasih
dan ketika matahari padam
kuberlari ke matahari lain
dan ketika bumi tenggelam
kuberlari kian kemari
mencarimu!
Kau yang kucintai kini bersujudlah
meski bibirku selalu memujamu...
PETA BUTA
lirik: Satir/ lagu: Satir
Selama ini engkau masih membaca peta tua yang telah usang
Selama itu aku mulai mencari peta baru yang memuat satu
kota yang akan menampung hatiku
yang perlahan mulai kamu lupakan
Selama ini terlalu banyak kota yang kusinggahi sebentar
Mungkin di peta itu ada tempat kuputuskan untuk tinggal
Semakin jauh perjalanan ini semakin sulit dia kutemui
Mungkin di dunia ini tiada tempat kupetakan rumah tinggal
Selama ini peta rahasia kusimpan dalam saku yang begitu dalam
Selama itu kulihat peta lain yang menandai petaku itu
peta yang tetap menampung rahasia
yang perlahan mulai kamu lupakan...
Selama ini terlalu banyak kota yang kusinggahi sebentar
Mungkin di peta itu ada tempat kuputuskan untuk tinggal
Semakin jauh perjalanan ini semakin sulit dia kutemui
Mungkin di dunia ini tiada tempat kupetakan rumah tinggal
Semakin dekat penghujung hari-hari
Semakin rindu pada kota cintamu...
Selama ini terlalu banyak kota yang kusinggahi sebentar
Mungkin di peta itu ada tempat kuputuskan untuk tinggal
Semakin jauh perjalanan ini semakin sulit dia kutemui
Mungkin di dunia ini ada satu rumah tempat kutinggal
KUTUB TIMUR
lirik: Satir/ lagu: Satir, Erick
Kutub timur yang telah mencair
sejak tanda silang menancap di hatimu
Kini ingin kukembang layar menujunya
barangkali bersama angin barat
It's time to know kemanakah harus mengarah
Meski berat dan mustahil kulayangkan pandang ke
kutub timur
Kutub timur yang menyimpan rahasia
masih harus digali hingga kedalaman
Biarlah lautmu meninggi karenanya
dan terpenuhi cinta yang tersembunyi
It's time to know kemanakah harus menuju
Meski janggal dan tak biasa kutempatkan hati di
Kutub timur
Lihat jarum kompasmu patah dan tak berdaya lagi
Putar arah haluan, tidak ada kutub utara lagi
It's time to know kemanakah harus mengarah
Meski berat dan mustahil kulayangkan pandang
It's time to know kemanakah harus menuju
Meski janggal dan tak biasa kutempatkan hati di
Kutub timur
SANG MATAHARI
Lirik: Firman/ lagu: Firman
Dan meski kujatuh ke samudera
tak mau kembali ke dunia fana
Kupegang matahari
Jika karang hancur bersama
cinta yang mengendarai buih ombak
maka yang terlihat adalah
samudera luas yang kelak
menggulung kota pelabuhan
yang berdiri angkuh di depannya
Dan meski kumati di dalam bumi
itu hanya khayal yang pergi percuma [1]
Kugenggam matahari
Jika tanah musnah bersama
cinta yang mengembarai angin senja
maka yang terlihat adalah
hujan-hujan api yang kelak
menghantam pencakar langit
yang berdiri congkak menentangnya
Dan meski bumi hancur lebur
tiada yang mampu menguasai langit [2]
Dan meski alam semesta hancur
tiada yang mampu melihat wajahmu [3]
selain aku
Sang matahari
Sang matahari
[1] Q.S. Al-Baqarah (2):154
[2] Q.S. Ar-Rahman (55):33
[3] Q.S. Al-An'am (6):103
CINTA MERAH
lirik: Firman, Satir/ lagu: Satir
Kuhembuskan cinta pada angin pagi
yang akan membelaimu dalam lelapnya lelap
Di manakah aku?
Kutitipkan cinta pada awan putih
yang akan bercanda tawa dengan hati hangatmu
Di manakah aku?
Merahkah pipimu?
Merahkah cintaku?
Kulukiskan cinta pada langit merah
yang akan membawamu dalam pagi tak berkesudahan
Kumerahkan cintamu dan kumerahkan lagi
dan kumerahkan lagi
MENJAUH KE SAMUDERA JAUH
lirik: Firman, Erick/ lagu: Erick
Samudera yang jauh itu memanggilku kembali
Sejenak kuberpaling untuk yang terakhir kali
Tiada seorangpun di sini bahkan kau yang pernah berbagi
Semua telah berakhir angin cepat berhembus pergi
Kupulang dalam cakrawala senja yang memerahkan air mata
Menjauh ke samudera jauh yang ingin membawaku jauh entah ke mana
Lambaian selamat tinggal barangkali telah lelah
Satu demi satu kumenghadapi langit ungu
Hari pun menggelap jauh, hatiku menggelap jauh
Jauh hari kau berpaling dan matahari tergelincir jatuh
Kupulang dalam cakrawala senja yang memerahkan air mata
Kaulihat bintang senja telah lahir di atas langit ungu ini
Pastinya suatu saat bila dunia punya waktu untuk merapat lagi
akan kau lihat mengapa aku harus pergi jauh...
Segala kesalahan yang pernah terjadi di waktu lalu
Sudah saatnya dilipat jauh biar cuma bahagia yang tinggal
Bahkan meski cintamu dulu cuma lukisan kabur...
Kupulang dalam cakrawala senja yang memerahkan air mata
Menjauh ke samudera jauh yang ingin membawaku jauh entah ke mana
Pastinya suatu saat nanti engkau akan bahagia di seberang jauh
Dan samudera ini sudah cukup dalam bagi cintaku
Dalam album EARTH ini terdapat 11 tracks yang berisi lirik yang beragam. Namun lirik bertemakan cinta, baik cinta biasa maupun cinta berbau sufistik (ketuhanan) lebih dominan. Di samping itu terdapat lirik yang berbau pemberontakan terhadap agama seperti yang bisa dilihat dari lirik 'Guide' dan 'Neo Babel'. Lirik yang disebut terakhir tentu saja merujuk pada Menara Babel yang tercantum dalam Perjanjian Lama. Ada pula tema anti perang dalam lagu 'Battlefield'.
Selebihnya lirik lagu bertema cinta sufistik bertabur mulai dari track pertama 'Francoise'. Dilanjutkan pengejaran makna kehidupan yang tidak pernah berakhir dalam 'Pursuit'. Lagu 'Peta Buta', 'Kutub Timur', 'Sang Matahari' juga bertemakan serupa. Sedangkan lirik 'Menjauh ke Samudera Jauh' mungkin salah satu lirik patah hati yang cukup menarik dari album ini.
MIX~MAX
"EARTH"
Released: 31 Januari 2009
Highest Position: #2
Sold: 2.318.439
01. Francoise
lirik: Firman/ lagu: Ramadhan
02. Guide
lirik: Firman/ lagu: Erick
03. Battlefield*
lirik: Firman/ lagu: Ramadhan
04. Pursuit
lirik: Firman, Satir/ lagu: Satir
05. Nemuri no Yukue
lirik: Firman/ lagu: Satir
06. Neo Babel
lirik: Firman, Satir/ lagu: Erick
07. Peta Buta
lirik: Satir/ lagu: Satir
08. Kutub Timur
lirik: Satir/ lagu: Satir
09. Sang Matahari
lirik: Firman/ lagu: Firman
10. Cinta Merah
lirik: Firman, Satir/ lagu: Satir
11. Menjauh ke Samudera Jauh
lirik: Firman, Erick/ lagu: Erick
FRANCOISE
lirik: Firman/ lagu: Ramadhan
Cintaku tak seputih salju
Takkan terlihat mata indahmu
Cintaku tak semanis madu
Takkan terkecap bibir merahmu
Reff 1:
Akan tetapi langit kalah tangguh
takkan tahan ia menanggungnya
Maka Francoise lebih dari apapun
Maukah engkau mencintaiku?
Cintaku tak semerdu lagu
takkan terdengar telinga indahmu
Cintaku tak seharum mawar
takkan terhirup nafas hatimu
Reff 2:
Akan tetapi bila ia jatuh
takkan mampu bumi tertimpanya
Maka Francoise lebih dari apapun
Maukah engkau mencintaiku?
So Francoise...
tell me about your heart
Meski selalu kau berpaling
Cinta ini tak akan terhancurkan waktu
'Jadilah!'
Reff 3:
Akan tetapi cahaya matahari
Akan tenggelam dan menghilang
Maka Francoise lebih dari apapun
Maukah engkau mencintaiku?
Reff 4:
Akan tetapi tiada yang berhak
menerima selain kau seorang
Maka Francoise lebih dari apapun
Maukah engkau mencintaiku?
So Francoise...
tell me about your heart
GUIDE
lirik: Firman/ lagu: Erick
Usah kau mempertanyakannya
Matahariku memang terbenam
dalam lumpur hitam dalam dan pekat [1]
Ada yang pasti tak kau ketahui
Usah kau mengaburkan jejak
Ketakutanmu saat kilat terlihat
Hujan atau petir bukan keputusanmu [2]
Ada yang pasti tak kau ketahui
Why does this faith make me run blindly
Why does religion make a lot of mistakes
Kutinggalkan engkau sebuah petunjuk
Kau takkan tersesat, jika kau merujuk
Tetapi mengapa
memalingkan muka,
dan hapus jejakku?
Usah kau mempermainkannya
Kau tulis pikiran tentang kebenaranmu
Di manakah dia dan engkau tak tahu
Di manakah dia dan engkau telah buta
Why does this faith make me run blindly
Why does religion make a lot of mistakes
Kutinggalkan engkau sebuah petunjuk
Kau takkan tersesat, jika kau merujuk
Tetapi mengapa
memalingkan muka,
dan hapus jejakku?
[1] Q.S. Al-Kahfi (18): 86
[2] Q.S. Al-Baqarah (2): 119
BATTLEFIELD
lirik: Firman/ lagu: Erick
Tiada senjata di medan perang sejauh mata memandang
canda tawa tak terhenti memenuhi udara
Usap air mata yang mungkin masih sedikit tersisa
Lengkungkan garis di bibirmu!
Akankah tiba hari ini kita bersua di bumi
Bukan hanya berupa mimpi, tetapi di mana?
Kupetakan cinta menandai jarak jauh tak bertepi
Tiada lagi pertikaian kosong tak berarti
Siapa saja berhak bersua dengan manisnya cinta
Kuciumkan dia di hatimu
Akan tiba hari ini kita bersua dalam hati
Bukan hanya berupa mimpi tetapi di medan tak terketahui...
Sebelum Tuhan datang menjemput ingin kulihat penjuru dunia
Hidup dalam hangatnya malam melebihi hangatnya siang..
Sebelum Tuhan tiba di sini ingin kulihat kau tersenyum
duduk bercakap di sebelahku bercakap tentang cinta
PURSUIT
lirik: Firman, Satir/ lagu: Satir
Pengejaran hampaku berlari
dalam pepasir luas yang menutupi
sekujur tubuh yang hangus
kejauhan adalah jarak tak tertempuh
langit yang mengelilingi bumiku tak menautkan...
Remuknya cinta yang berserak
bukanlah sebuah perkecualian
Kuberlari mengelilingi pepasir
terbutakan debu terjebak bumi buntu
Jangan redakan cinta yang kaugenggam
Usaikan dahaga yang mendera
dan berat menyiksa ini
di pengejaranku...
Adakah akhir pengejaran ini?
Tibakah saat penghabisan?
Memudarkah gelap pekat?
Kuseru namamu ke langit luas...
Kuterbawa angin ke cintamu
dan menghilang lenyap
NEMURI NO YUKUE
lirik: Firman/ lagu: Satir
Sendiri aku terlelap cahaya telah padam sekian waktu
Engkau tak kunjung mengerti segala yang dipatahkan hari
Bila kupejamkan mata kulihat engkau yang tersenyum pudar
Luka yang pernah kutoreh itu, sudahkah kering menjadi lukaku?
Kemana lelapmu menuju
bisakah kuseberangi waktu
Kota yang tertutup usia kini telah meredupkan warna cerahnya
Hanya aku yang diam termangu membayangkan pilu wajahmu
Sudah sekian lama dan tiada satupun yang berganti rupa
Luka yang pernah kutoreh itu, terulang lagi menjadi lukamu
Kemana lelapmu menuju
bisakah kuseberangi waktu
'Tuk mencipta mimpi indah yang belum tercipta
'Tuk hapuskan mimpi buruk yang tak mau pudar
Meskipun dingin melarut, tiada mimpi yang menyertai lelapku
Seolah ia berkata bahwa hati kita tak jua bertaut
Kemana lelapmu menuju
bisakah kuseberangi waktu
Cacat ini takkan meluapi keindahanmu
Cacat ini takkan hancurkan cinta patahku
Kuciptakan mimpi indah yang belum tercipta
Pasti menghapus mimpi buruk yang segera pudar
lalu kuhelakan nafasku,
lalu kuserahkan hatiku,
lalu kucerahkan harimu
yang akan tiba...
NEO BABEL
lirik: Firman, Satir/ lagu: Erick
Bahwa matahari telah kutaklukkan
adalah kenyataan yang pasti di tanganku
Bulan yang muram terpecah belah
Bumi patah segera lenyap dan musnah...
Kubangunkan Babel baru
Kuhancurkan Matahari
Kekasih
Wahai akulah hukum dan hakim duniamu
Tuhan yang bersembunyi dalam rahasia
Meski musim dan tahun datang dan pergi
Kekekalan adalah cita-cita matahari
Kubangunkan Babel baru
Kuhancurkan matahari
Kekasih
Kukaramkan Bahtera Nuh
Kuharamkan tanah Haram
Kekasih
Singgasanamu yang entah di mana
kujatuhkan dengan mata terpejam
Menjelajahi alam semesta yang
kauciptakan dalam hitungan pasti
And here is my neo babel!
Kubangunkan Babel baru
Kuhancurkan matahari
Kekasih
Kukaramkan Bahtera Nuh
Kuharamkan tanah Haram
Kekasih
dan ketika matahari padam
kuberlari ke matahari lain
dan ketika bumi tenggelam
kuberlari kian kemari
mencarimu!
Kau yang kucintai kini bersujudlah
meski bibirku selalu memujamu...
PETA BUTA
lirik: Satir/ lagu: Satir
Selama ini engkau masih membaca peta tua yang telah usang
Selama itu aku mulai mencari peta baru yang memuat satu
kota yang akan menampung hatiku
yang perlahan mulai kamu lupakan
Selama ini terlalu banyak kota yang kusinggahi sebentar
Mungkin di peta itu ada tempat kuputuskan untuk tinggal
Semakin jauh perjalanan ini semakin sulit dia kutemui
Mungkin di dunia ini tiada tempat kupetakan rumah tinggal
Selama ini peta rahasia kusimpan dalam saku yang begitu dalam
Selama itu kulihat peta lain yang menandai petaku itu
peta yang tetap menampung rahasia
yang perlahan mulai kamu lupakan...
Selama ini terlalu banyak kota yang kusinggahi sebentar
Mungkin di peta itu ada tempat kuputuskan untuk tinggal
Semakin jauh perjalanan ini semakin sulit dia kutemui
Mungkin di dunia ini tiada tempat kupetakan rumah tinggal
Semakin dekat penghujung hari-hari
Semakin rindu pada kota cintamu...
Selama ini terlalu banyak kota yang kusinggahi sebentar
Mungkin di peta itu ada tempat kuputuskan untuk tinggal
Semakin jauh perjalanan ini semakin sulit dia kutemui
Mungkin di dunia ini ada satu rumah tempat kutinggal
KUTUB TIMUR
lirik: Satir/ lagu: Satir, Erick
Kutub timur yang telah mencair
sejak tanda silang menancap di hatimu
Kini ingin kukembang layar menujunya
barangkali bersama angin barat
It's time to know kemanakah harus mengarah
Meski berat dan mustahil kulayangkan pandang ke
kutub timur
Kutub timur yang menyimpan rahasia
masih harus digali hingga kedalaman
Biarlah lautmu meninggi karenanya
dan terpenuhi cinta yang tersembunyi
It's time to know kemanakah harus menuju
Meski janggal dan tak biasa kutempatkan hati di
Kutub timur
Lihat jarum kompasmu patah dan tak berdaya lagi
Putar arah haluan, tidak ada kutub utara lagi
It's time to know kemanakah harus mengarah
Meski berat dan mustahil kulayangkan pandang
It's time to know kemanakah harus menuju
Meski janggal dan tak biasa kutempatkan hati di
Kutub timur
SANG MATAHARI
Lirik: Firman/ lagu: Firman
Dan meski kujatuh ke samudera
tak mau kembali ke dunia fana
Kupegang matahari
Jika karang hancur bersama
cinta yang mengendarai buih ombak
maka yang terlihat adalah
samudera luas yang kelak
menggulung kota pelabuhan
yang berdiri angkuh di depannya
Dan meski kumati di dalam bumi
itu hanya khayal yang pergi percuma [1]
Kugenggam matahari
Jika tanah musnah bersama
cinta yang mengembarai angin senja
maka yang terlihat adalah
hujan-hujan api yang kelak
menghantam pencakar langit
yang berdiri congkak menentangnya
Dan meski bumi hancur lebur
tiada yang mampu menguasai langit [2]
Dan meski alam semesta hancur
tiada yang mampu melihat wajahmu [3]
selain aku
Sang matahari
Sang matahari
[1] Q.S. Al-Baqarah (2):154
[2] Q.S. Ar-Rahman (55):33
[3] Q.S. Al-An'am (6):103
CINTA MERAH
lirik: Firman, Satir/ lagu: Satir
Kuhembuskan cinta pada angin pagi
yang akan membelaimu dalam lelapnya lelap
Di manakah aku?
Kutitipkan cinta pada awan putih
yang akan bercanda tawa dengan hati hangatmu
Di manakah aku?
Merahkah pipimu?
Merahkah cintaku?
Kulukiskan cinta pada langit merah
yang akan membawamu dalam pagi tak berkesudahan
Kumerahkan cintamu dan kumerahkan lagi
dan kumerahkan lagi
MENJAUH KE SAMUDERA JAUH
lirik: Firman, Erick/ lagu: Erick
Samudera yang jauh itu memanggilku kembali
Sejenak kuberpaling untuk yang terakhir kali
Tiada seorangpun di sini bahkan kau yang pernah berbagi
Semua telah berakhir angin cepat berhembus pergi
Kupulang dalam cakrawala senja yang memerahkan air mata
Menjauh ke samudera jauh yang ingin membawaku jauh entah ke mana
Lambaian selamat tinggal barangkali telah lelah
Satu demi satu kumenghadapi langit ungu
Hari pun menggelap jauh, hatiku menggelap jauh
Jauh hari kau berpaling dan matahari tergelincir jatuh
Kupulang dalam cakrawala senja yang memerahkan air mata
Kaulihat bintang senja telah lahir di atas langit ungu ini
Pastinya suatu saat bila dunia punya waktu untuk merapat lagi
akan kau lihat mengapa aku harus pergi jauh...
Segala kesalahan yang pernah terjadi di waktu lalu
Sudah saatnya dilipat jauh biar cuma bahagia yang tinggal
Bahkan meski cintamu dulu cuma lukisan kabur...
Kupulang dalam cakrawala senja yang memerahkan air mata
Menjauh ke samudera jauh yang ingin membawaku jauh entah ke mana
Pastinya suatu saat nanti engkau akan bahagia di seberang jauh
Dan samudera ini sudah cukup dalam bagi cintaku
ConversionConversion EmoticonEmoticon